Text Welcome Words

Selasa, September 16, 2008

Kejadian Menarik

Tadi pagi berangkat kerja seperti biasa jam 9.00 ke arah roxy, lewat kolong jembatan yang baru. Saya melewati rel kereta api, eh saat melintas... udah mau melintas rel, ada bunyi tit tit tut tit tut... wah ada kereta mau lewat saya tengok ke kanan, bisa saya lihat kereta udah kelihatan walaupun masih jauh... wah petugasnya terlambat, bunyikan.... (RUPANYA MESIN MOBILNYA MATI).
Berdasarkan pengalaman saya refleks bunyikan klakson, kebetulan di depan tidak ada mobil, di dalam mobil saya santai aja dan berusaha tenang, supaya mesin tidak mati saya bunyikan klakson trus.. eh tiba-tiba tape mobil saya menyala dan saya lebih kaget, kok bisa ya menyala sendiri????
Saya teringat kejadian 2 tahun lalu, saat om dan tante saya terjebak di atas rel kreta api, mobil mereka tiba-tiba berhenti mendadak, mobil tidak bisa dihidupkan, mereka panik dan reflek aja saya tekan klaksonnya berkali-kali dan om saya starter lagi eh.... mesin mobil on lagi dan kereta udah benar-benar mendekat. Semua orang udah berteriak keluar... keluar..... akhirnya selamat.
Saya baca buku, ternyata rel kereta menghantarkan listrik dan magnet yang membuat mesin mobil/motor bisa mati mendadak, akan tetapi bisa diatasi dengan bunyi yang tinggi yaitu klakson, ternyata berhasil memutuskan rangkaian listrik dan medan magnet.
Terbuktikan kalo melintas rel kereta api harus hati-hati, lebih baik menunggu dan selamat. Atau dengan bunyikan klakson bisa membantu saat kita sudah terjebak di atas rel kereta api.
I.Setya Nugroho

Mengapa Saya Suka Bahasa Indonesia ?

Bahasa Indonesia memang lebih nyaman. Coba aja ngomong kalimat-kalimat di bawah ini.
Bahasa Indonesia: "Tiga nenek sihir melihat tiga buah arloji merk Swatch. Nenek sihir mana melihat pada arloji Swatch yang mana?"
Dalam bahasa Inggris: "Three witches watch three Swatch watches. Which witch watch which Swatch watch?
Bahasa Indonesia: "Tiga nenek sihir mengagumi kenop kenop dari tiga arloji Swatch. Nenek sihir mana yang memandangi kenop arloji Swatch yang mana?"
Dalam bahasa Inggris: "Three switched witches watch three Swatch watch switches. Which switched witch watch which Swatch watch switch?
Pengin tahu, ternyata bahasa jawa juga gak kalah belibetnya dibanding bahasa Inggris gitu,loh :
Bahasa Indonesia : Ketika saya kelas 2 (SD) ,pembantu saya grosiran kalung dan (jualan) kolak dari (buah) kolang-kaling (sebanyak) 2 kilo di seberang sungai ..gitu,lho!
Bahasa Jawa (kawi) : Kolo kulo kelas kalih kuli kulo kulak kalung kalian kolak kolang-kaling kalih kilo kulon kali ..kae, lo! ...:-
wakakakkaka....

Rabu, Agustus 13, 2008

Cerita Seram!

Malam ini udara dingin sekali. Dua hari lagi hari raya Imlek akan tiba.Vivin yang sedang berdiri di halte, mengusap-usap telapak tangannya untuk mengusir dingin. Sayup-sayup terdengar suara burung hantu di kejauhan. Vivin mengutuk bossnya dalam hati, karena memaksanya berangkat pada jam yang sangat tidak menyenangkan ini. Vivin ditugaskan untuk mengantarkan sebuah paket ke sebuah gudang tua di ujung kota. Perjalanan ke sana memerlukan waktu sekitar setengah jam, dan satu-satunya jenis angkutan umum yang tersedia adalah bis bertingkat yang sudah tua dan jalannya lambat.
Setelah menunggu lama, akhirnya bis itu muncul. Vivin pun naik. Hanya ada beberapa penumpang saja yang terlihat. Vivin terus melangkah menuju tangga karena dia memutuskan untuk duduk di tingkat atas saja. Tetapi langkahnya dihentikan oleh seorang nenek keriput yang duduk di dekat tangga. Nenek itu berkata, "Jangan naik ke atas, nak. Di atas berbahaya.". Vivin terkejut. Dia pernah mendengar kisah-kisah menyeramkan tentang bis bertingkat seperti yang pernah diceritakan teman-temannya. Karena merasa ngeri, Vivin pun mengurungkan niatnya untuk naik ke atas. Setelah memilih sebuah bangku yang agak jauh, Vivin duduk sambil membayangkan hal-hal yang mengerikan yang mungkin terjadi.
Perjalanan 30 menit yang menegangkan itu pun akhirnya dapat dilalui. Vivin telah sampai di tempat tujuannya, ketika bis bertingkat itu berhenti disebuah halte. Vivin turun sambil menarik nafas lega, sementara bis itu kembali melanjutkan perjalanannya.
Keesokan malamnya, satu malam sebelum malam Imlek, Vivin kembali ditugaskan bossnya untuk mengantarkan sebuahpaket lagi ke gudang yang sama. Vivin pun kembali berangkat menuju halte. Bis yang sama dengan bis yang kemarin muncul lagi. Vivin naik. Penumpang bis yang terlihat hanya beberapa orang saja. Vivin lalu berjalan menuju tangga. Tetapi di sana Vivin kembali dihentikan oleh seorang nenek keriput yang duduk di dekat tangga. Nenek yang sama dengan yang kemarin. Nenek itu berkata, "Jangan naik ke atas, nak. Di atas berbahaya.". Vivin teringat dengan pengalamannya kemarin. Ia merasa takut dan memilih untuk duduk di sebuah bangku yang agak jauh dari tangga.
Setelah 30 menit, bisbertingkat itu akhirnya berhenti di halte tempat tujuan Vivin. Vivin turundengan perasaan lega. Dan bis itu pun melanjutkan perjalanan kembali .Keesokan harinya, tepat pada malam Imlek, Vivin kembali diberi tugas oleh bossnya untuk mengantarkan sebuah paket lagi ke gudang yang sama dengan sebelumnya. Vivin menunggu bis di halte sambil melihat ke sekelillingnya.S uasana kota terlihat meriah. Lampion dan hiasan berwarna warni menghiasi sudut-sudut jalan.
Ketika bis bertingkat yang ditunggunya datang, Vivin naik. Bis itu adalah bis yang sama dengan yang kemarin. Vivin melihat kearah bangku di dekat tangga, dan benar saja, nenek yang sama dengan yang kemarin terlihat duduk di situ. Vivin lalu mendekati nenek keriput itu. Sebelum nenek itu berkata apa-apa, Vivin mendahuluinya, "Nek, apapun yangakan Nenek katakan, saya tetap akan naik dan duduk di atas. Malam ini adalah malam Imlek dan suasana kota begitu meriahnya, saya tidak takutakan sesuatupun.". Tanpa menunggu jawaban apa-apa dari nenek tua itu, Vivin lalu naik ke atas. Tidak ada penumpang satu orang pun di atas. Vivin memilih untuk duduk di dekat jendela, dan menunggu dengan perasaan tegang.
Tetapi hingga 30 menit berlalu, tidak terjadi apa-apa. Akhirnya Vivin sampai di tempat tujuan, dan bis itu berhenti di sebuah halte. Vivin turun dari tingkat atas dan mencari si nenek keriput di dekat tangga. Setelah bertemu, lalu Vivin bertanya, "Nek, kenapa sih, Nenek melarang penumpang untuk naik ke atas? Saya sudah mencoba sendiri, ternyata di atas tidak ada apa-apa yang membahayakan. Sebenarnya ada apa sih, nek?".Sambil menunjukkan jarinya ke atas, nenek keriput itu menjawab, "Di atas berbahaya, nak. Tidak ada supirnya."

Senin, Juli 14, 2008

Bahaya Tidur....

Menurut penelitian yang di lakukan oleh para Profesor ahli dari Jepang selama hampir 20 tahun. Akhirnya mereka mengumumkan keputusan yang sangat mengejutkan kita semua tentang cara kita tidur selama ini.
Ternyata tidur telentang sangat tidak di anjurkan sama sekali oleh para peneliti dari Jepang. Berikut kutipan dari Prof. Dr. Yosihiro : "Kalo tidur jangan sekali kali dengan posisi TELENTANG!!. ..Karena tidur TELENTANG itu bisa mengganggu kesehatan anda. Beberapa survei telah dilakukan dan menghasilkan bukti yg akurat."
Orang-orang yg tidur TELENTANG akan mengalami gejala2 sbb:
  1. Susah bernafas
  2. Tersedak
  3. Pencernaan terganggu
  4. Yang paling fatal, dapat menyebabkan KEMATIAN!!.. .
    Oleh karena itu, disarankan agar anda menghindari tidur TELENTANG, Sebab jangankan tidur TELEN TANG, TELEN BAUT saja susahnya setengah modar......
    Jadi disarankan cukup tidur TELEN LIUR aja ya.. hehehe.. . Serius